Cari Blog Ini

Kamis, 06 Oktober 2016

TRANSMIGRASI

Yang di maksud dengan  transmigrasi, ialah perpindahan penduduk dari kerapatan penduduk besar ke daerah kerapatan penduduk kecil. Baik penduduk dari daerah mau antara pulou, dalam
lingkungan satu negara.

Transmigrasi indinosia
Negara Republik Indonesia terdiri dari lebih 13.000 pulou-pulou mempunyai penduduk dari 147 juta jiwa. (Penduduk terbanyak no 5 di
dunia ). Dari jumlah penduduk yang banyak ini 63% dari padanya berada di pilih jawa. Sedangkan luas polou jawa sendiri hanyalah kira kira 7% dari luas seluruh indonesia (luas daratan indonesia +2000.000 km2).
Melihat akan hal ini maka dapatlah mengerti bahwa masih banyak lagi daerah-daerah lain di luar pulau 
Jawa yang sangat sedikit penduduknya.dengan kata lain penyeberan penduduk indonesia tidak merata.(sebab-sebab  kepedatan penduduk pulau jawa,lihat jilid 1)

Untuk mengatasi kepadatan penduduk ini di usahakanlah beberapa hal,antara lain,

a). Usaha teansmigrasi, untuk menyebarkan penduduk ke daerah-daerah lain yang lebih luas daerah lingkungan hidup serta memperbesar sumber-sumber penghasilan
b). Usaha industrialisasi, dalam rangka memperluas bidang kerja,untuk menampung tenaga kerja yang menganggur untuk membolehkan produksi dalam negeri.
c). Mengsukseskan keluarga bencana, supaya bertambah kenaikan penduduk tidak terlalu besar pula tiap tahun.

Pada zaman pemerintah belanda dulu, transmigrasi dikenal dengan istilah kolonisasi. Transmigrasi (kolonisasi) yang dilakukan oleh belanda ini pada umumnya bertujuan untuk penyediaan tenaga kerja murah.yang di butuhkan sebagai perkerja-perkerja (buruk) perkebunan-perkebunan atau pertambangan. Untuk mendapatkan  untung yang besar-besarnya dengan tidak memikirkan kesejahteraan kaum,transmigran. Jadi hanya untuk kepentingan penjajah saja.
Usaha kolonisasi (transmigrasi) yang pertama dilaksanakan pemerintah belanda di indonesia dulu ialah pada tahun 1905 Dengan memindahkan 105 keluarga dari kedu jawa tengah, ke Gedong Tataan
Di lampunng, sumatera selatan. Antara tahun 1905 - 1911 usaha kolonisasi di lakukan dengan sistim cuma cuma. Maksud seluruh kebutuhan sampai panen pertama daerah kolonisasi tanggung oleh pemerintah belanda. Tahun 1912 - 1931 di ubah menjadi sistem pinjam. Maksudnya pemerintah belanda hanya mendahulukan  biaya yang di keluarkan dan akan si kembalikan secara cicilan.sedangkan tahun 1932 - 1941 memakai sistim bawon, yaitu mereka di pindahkan menjelang masah panen di daerah kolonisasi yang di tuju. Selama panen memburuh,dan pendapatan mereka dapat di pergunakan sebagai modal untuk membuka tanah-tanah hutan yang baru. Semasa periode 1905 - 1941, jumlah yang berhasil di pindahkan ada sebanyak 116.971 keluarga atau 206.020 jiwa. Pada massa penduduk jepang,jumlah yang di pindahkan sebanyak 1967 keluarga
(7399 jiwa). Bila di pehintungkan, keseluruhan jumlah penduduk yang pindahkan dalam massa penjajahan ada sebanyak 213.419 jiwa.
Sejak tahun 1945 - 1950 usaha transmigrasi terhenti.disebabkan faktor keamanan dan kesibukan bangsa indonesia untuk mempertahankan kan proklamasi.kemudian di lanjutkan kembali pada tahun 1950.
Berlainan dengan yang dilaksanakan oleh pemerintah belanda dulu maka pemerintah indonesia mengadakan transmigrasi adalah untuk kesejahteraan  penduduk tujuannya transmigrasi yang dilakukan berhubungan erat dengan pelaksanaan rencana - rencana di gariskan oleh pemerintah, yaitu antara lain untuk.

1. Pembangunaan tenaga kerja untuk pembangunan dan peningkatan produksi.
2.  Pembinaan kesatuan bangsa
3.  Pertahanan dan keamanan Nasional
4.  Penyebaran penduduk yang lebih seimbang dan merata
5.  Dan lain lain.

Maka dalam marah kemerdekaan ini hanya dalam tempo 14 tahun sejak (1950 - 1963 ), pemerintah kita telah berhasil memindahkan 76.548 kepada keluarga (300.318 jiwa ). Yang beraktivitas lebih telah banyak dari pada dilaksanakan oleh pemerintah jajahan seluruhnya.
Pemindahan penduduk ini akan terus dilakukan, mengingat padanya penduduk pulau jawa, telah mengalami kepadatan penduduk, sehingga dapat ibaratkan sebagai kapal yang sarat muatannya. Transmigrasi perlu di tingkatkan lagi, supaya tercapai pemerataan penduduk di seluruh kepulauan indonesia.
Meningkatkan jumlah penduduk yang berhasil dipindahkan (di transmigrasi ) selama kemerdekaan ini rata-rata 50.000 jiwa pertahun.belumlah cukup mempunyai arti untuk meringankan masalah penduduk di pulau jawa,yang bertambah banyak 1- 1,5 juta jiwa pertahunnya. Apalah artinya50.000 jiwa terhadap terhadap 1000.000 jiwa,bukan ? Hal berarti bahwa masalah penduduk di pulau jawa bertambah para setiap tahunnya, se umpama usaha-usaha lain tidak di galahkan.adapun penyebab seretnya usaha transmigrasi, adalah kerena kekurangan biaya,sebab usaha transmigrasi ini termasuk proyek yang mahal.
Perlu juga ketahui bahwa transmigrasi adalah menjadi bagian dari Departemen tenaga kerja dan transmigrasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar