Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Geografi dan kependudukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geografi dan kependudukan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Desember 2018

(MIGRASI) Perpindahan penduduk

Sudah sejak zaman sembelit masehi, manusia selalu berpindah dari tempat ke tempat tempat lain (migrasi) .ada yang melakukan secara perorangan, ada ya.g dalam hubungan kelaurga, adapula yang dalam rombongan besar, karena
Manusia itu selalu mencari tempat yang dapat menjamin keamanan diri, keluarga kelompok.disamping untuk mencari kehidupan yang lebih baik.kadang kadang di antara mereka itu membawa perbekalan lengkap.serta turut pula dibawa hewan hewan untuk di perlihara dan tumbuhan penting untuk ditanam atau di perkebunan di tempat yang baru itu.
Dalam sejarah kita mengenal perpindahan bangsa bangsa dari satu daerah ke daerah yang lain, sampai sampai jarak-jarak yang jauh.umpamanya yang dilakukan oleh Bengis khan , timur kebo , Atila dan sebagia yang di ikuti pengikut-pengikutnya.kebanyakan perpindahan yang di lakukan mereka, diiringi dengan peperangan- perang terhadap penduduk yang didatangi.
Kontradiksi yang pertama di indonesia terjadi pada zaman prasejarah.Berdasarkan penelitian, telah tejadi migrasi besar besaran yang di lakukan oleh bangsa-bangsa yang berdiam di tanah tinggi yunam (cina selatan). dari daerah ini penduduk pindah ke arah selatan melalui vietnam kempoja , semenanjung malyesia ke pulau-pulau i ndonesia , dan besar kemungkinan mereka datang dalam dua gelombang.kedatangan mereka untuk menemukan daerah lingkungan hidup yang bebas dan merdeka.Untuk dapat melanjutkan kehidupannya dengan aman dan terteram, lepas dari segala gangguan. Dari mana saja pun.mereka inilah yang menjadi nenek moyang bangsa indonesia sekarang bangsa guna dari asia tengah bergerak ke Eropa, India, Eksplorasi (irak) dan ke daerah-daerah lainnya.kemungkinan perpindahan mereka karena kesulitan hidup di daerah asalnya.atau sifat avonturir yang mengeksplorasi atau menaklukan pelosok dunia dengan segala keberaniannya.
Demikian pula halnya dengan penduduk E ropah perpindahan ke benua baru Amerika. Karena tekanan tekanan yang merasakannya di tempat asalnya, atau untuk memperoleh daerah baru yang dapt mengubah ke hidupnya lebih baik.
Banyak contoh-contoh lain yang dapat diungkapkan dari hal perpindahan-perpindahan penduduk ( migrasi) ini masing-masing memiliki latar belakang sendiri sendiri.jadi dapatlah diungkapkan alasan perpindahan penduduk antara lain,
1.Berfisat ekonomis,yaitu perpindahan dilakukan untuk memperoleh daerah-daerah baru yang memberikan kemungkinan-kemungkinan hidup yang lebih baik.cara seperti inilah yang lebih banyak,umpamanya perpindahan penduduk dari eropah dari amerika,australia. Ada antaranya mulanya pada bersifat tinggal sementara untuk berdagang,tapi akhirnya menjadi penduduk yang menetap demikian pula faktor utama yang mendorong penduduk desa pindah ke kota,ialah dalam usaha untuk mencari perbaikan hidup.
2. Bersifat pertimbangan politik. Seperti perpindahan penduduk di negara-negara komponis ke negara-negara barat.
3. Pertimbangan keamanan. Perpindahan penduduk dari daerah -daerah yang terganggu keamanannya,karna adanya perang atau bencana alam.umumnya penduduk yang pindah (mengungsi) akan kembali ke daerah asalnya,bila keamanan telah pulih kembali.
Migrasi tetap akan ada, baik secara perorangan,atou secara kelompok kecil atou besar, disembatkan perke mbangan penduduk yang terus  bertambah - tambah.
Berdasarkan tempat perpindahannya,maka migrasi digolongkan,
a. Migrasi internasional,yaitu perpindahan perduduk satu negara ke negara ke. negara yang lain perpindahan cara lni terdiri dari imigrasi ( masuk suatu negara) dan emigrasi (ke luar dari negeri ).
Migrasi internasional yang terbesar terjadi dalam sejarah manusia ialah perpindahan penduduk dari benua Eropah dari ke benua-benua yang lain.seperti ke benua amerika, terlebih lebih sejak ke abad ke 19 demikian pula yang dilakukan oleh penduduk-penduduk di asia seperti bangsa-bangsa india, jepang dan Cina tetapi jumlah merek yang pindah ini tidaklah sebanyak yang di lakukan oleh penduduk Eropah.
B. Migrasi nasional, (migrasi dalam negeri,migrasi intern) yang perpindahan penduduk dari suatu dari ke suatu tempat  baru,yang masih dalam daerah satu negara.cara ini terdiri dari transmigrasi,urbanisasi,pulang ke desa (le retour aux champs).
Jadi dapatkan kesimpulan jenis-jenis imigrasi
1. Transmigrasi
2. Urbanisasi
3. kembali (pulang)ke desa (le retour aux      champs)
4. Forens 
5. Imigrasi  (in migration)
6. Emigrasi (out migration)
7. Turisme
8. Remigrasi 
9. Migrasi musim.

Jumat, 07 Oktober 2016

TRANSMIGRASI UNTUK PEMINAAN KESATUAN BANGSA

Negara kesatuan Republik  indonesia mempunyai di daerah wilayah yang terdiri dari ribuan pulau. Dengan daerah berbeda kesulitannya, berbeda bahasa daerahnya,agama dan adat idriadatnya. Tetapi mempunyai jiwa dan rasa ke bangsa ynag sama, senasib sepenanggungan. Bhinneka tunggal ika, berbeda - beda tapi satujua, yakni indonesia. Falsafah negara Pancasila, dan udang - udang dasar 1945 tetep di pertahankan hingga akhir zaman, yang tidak akan lapuk oleh hujan dan tak lekang oleh panas.
Kehidupan bangsa indonesia yang penuh dengan ketertiban dan kerukunan yang terjalin sejak dahulu, di coba mengacaunya tangan - tangan kantor, yang datang dari luar mau pun dari dalam.bangsa penjajah hendak memecah belah bangsa indonesia dengan sifat - sifat penghargaannya.
Mereka mengadu domba antara suku, antara agama, agar lebih  mudah mereka kuasai. Tetapi dan jiwa semangat kemerdekaan kesatuan bangsa tetap utuh. Hingga negara kesatuan indonesia tetap berdiri teguh dan mendapat nama baik di mata dunia.
Transmigrasi yang dilaksanakan oleh pemerintah kita akan menambah eratnya hubungan satu suku dengan suku lain,satu agama dengan agama lain, suku - suku yang baru menepati daerah transmigrasin, akan berkenalan, bergaul suku - suku yang menempati daerah tersebut. Mereka bergaul satu sama lain. Bergaul yang akan mendatangkan sesuana aman dan tertib. Menambah orang yang didatangi. Malah sudah pasti di dapat terjadi suatu perkawinan antar suku. Hingga rasa kesukuan yang tadinya sangat kuat, akan berangsur berubah menjadi suatu kesadaran yang membentuk satu masyarakat yang lebih besar. Hingga pembinaan satu kesatuan bangsa akan lebih cepat dapat terlaksana.
Di samping itu kepada para transmigran harus tekankan bahwa daerah yang datangi mereka adalah satu bagian dari daerahnya sehingga tidak merasa asing di tempat yang baru. Dengan adanya hal yang demikian maka mereka akan sayang dan betah tinggal di daerah - daerah tersebut, sekaligus dapat mencintai tanah airnya. Gangguan salib datang untuk mengadakan kerusuhan atou pun pemberontakan - pemberontakan seperti yang pernah timbul indonesia akan dapat brantas bantuan dengan rakyat bersama ABRI _nya.




















Transmigrasi untuk pembangunan dan peningkatan produksi

Telah kita ketahui bahwa transmigrasi adalah suatu perpindahan penduduk antara daerah atau antar pulau ; perpindahan dari satu daerah kerapatan penduduk besar ke daerah yang ke kerabatan penduduk kecil, dalam lingkungan dari negara.
Dalam daerah-daerah kerapatan penduduk besar seperti pulau jswa, bali berapa daerah lain, sumber penghidupan penduduk tidak mungkin diperbesar lagi,mengingat penduduk pada umumnya dari usaha-usaha pertania. Penduduk bertambah terus, daerah pertanian sehingga tetap luas tanah tidak seimbang lagi dengan jumbalah penduduk. Dan hasil produksi tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan rakyat. Oleh karena itu maka akan terjadi suatu kesulitan yang menjurus suatu bahaya kelaperan, ap lagi pada masa - masa paceklik.
Di indonesia masih sangat banyak daerah - daerah yang baik,untuk menjadi perluasan daerah pertanian yang baru, sumtara,kalimatan,sulawesi dan iran jaya, yang penduduk masih sangat sedikit. Daerah - daerah ini dapat dibangun menjadi daerah perladangan, persawahan dan perkebunan. Dengan demikian dapat mempertinggi produksi terutama dalam hasil - hasil pertanian.
Para transmigrasi dapat dikirim  ke daerah - daerah pertanian baru yang itu. Dan dapat membangun bersama - sama dengan pemrintah, seterusnya akan mengusahakan menjadi daerah produktif.
Daerah pantai masih terbuka untuk usaha - usaha perikanan.daerah itu perlu di bangun untuk dapt membesar produk dalam rangka mempertinggi penghasilan rakyat penduduk mempunyai bakat - bakat untuk ini dapat transmigrasikan ke sana, sekaligus membangun daerah rawa - rawa menjadi produktif.
Demikian juga pertambangan yang belum digali atau di mamfaatkan,akan dibangun menjadi sumber kemakmuran rakyat. Semua ini akan di memerlukan tenaga kerja atau keryawan - karyawan. Yang  dapat berat menampung para penggangur di kota kota dan desa-desa.
Pembangunan industri di daerah - daerah juga akan dapat menampung tenaga - tenaga yang menganggur.
Semua usaha - usaha pembangunan dalam pertanian, perkebunan,tambang,industri situ pengolahan dan penggalian kekayaan yang telah tersedia itu. Memerlukan bantak tenaga - tenaga yang dapat didatangkan dari daerah yang kerapatan penduduknya besar.
Di samping usaha-usaha produktif, para transmigran juga di harapkan tenaganya untuk sarana - sarana pembangunan. Seperti membuat jalan,jembatan dan lain - lain, sehingga hubungan satu daerah dengan daerah lain menjadi baik, dan dapat memperlancar kegiatan  - kegiatan ekonomi.

Kamis, 06 Oktober 2016

TRANSMIGRASI

Yang di maksud dengan  transmigrasi, ialah perpindahan penduduk dari kerapatan penduduk besar ke daerah kerapatan penduduk kecil. Baik penduduk dari daerah mau antara pulou, dalam
lingkungan satu negara.

Transmigrasi indinosia
Negara Republik Indonesia terdiri dari lebih 13.000 pulou-pulou mempunyai penduduk dari 147 juta jiwa. (Penduduk terbanyak no 5 di
dunia ). Dari jumlah penduduk yang banyak ini 63% dari padanya berada di pilih jawa. Sedangkan luas polou jawa sendiri hanyalah kira kira 7% dari luas seluruh indonesia (luas daratan indonesia +2000.000 km2).
Melihat akan hal ini maka dapatlah mengerti bahwa masih banyak lagi daerah-daerah lain di luar pulau 
Jawa yang sangat sedikit penduduknya.dengan kata lain penyeberan penduduk indonesia tidak merata.(sebab-sebab  kepedatan penduduk pulau jawa,lihat jilid 1)

Untuk mengatasi kepadatan penduduk ini di usahakanlah beberapa hal,antara lain,

a). Usaha teansmigrasi, untuk menyebarkan penduduk ke daerah-daerah lain yang lebih luas daerah lingkungan hidup serta memperbesar sumber-sumber penghasilan
b). Usaha industrialisasi, dalam rangka memperluas bidang kerja,untuk menampung tenaga kerja yang menganggur untuk membolehkan produksi dalam negeri.
c). Mengsukseskan keluarga bencana, supaya bertambah kenaikan penduduk tidak terlalu besar pula tiap tahun.

Pada zaman pemerintah belanda dulu, transmigrasi dikenal dengan istilah kolonisasi. Transmigrasi (kolonisasi) yang dilakukan oleh belanda ini pada umumnya bertujuan untuk penyediaan tenaga kerja murah.yang di butuhkan sebagai perkerja-perkerja (buruk) perkebunan-perkebunan atau pertambangan. Untuk mendapatkan  untung yang besar-besarnya dengan tidak memikirkan kesejahteraan kaum,transmigran. Jadi hanya untuk kepentingan penjajah saja.
Usaha kolonisasi (transmigrasi) yang pertama dilaksanakan pemerintah belanda di indonesia dulu ialah pada tahun 1905 Dengan memindahkan 105 keluarga dari kedu jawa tengah, ke Gedong Tataan
Di lampunng, sumatera selatan. Antara tahun 1905 - 1911 usaha kolonisasi di lakukan dengan sistim cuma cuma. Maksud seluruh kebutuhan sampai panen pertama daerah kolonisasi tanggung oleh pemerintah belanda. Tahun 1912 - 1931 di ubah menjadi sistem pinjam. Maksudnya pemerintah belanda hanya mendahulukan  biaya yang di keluarkan dan akan si kembalikan secara cicilan.sedangkan tahun 1932 - 1941 memakai sistim bawon, yaitu mereka di pindahkan menjelang masah panen di daerah kolonisasi yang di tuju. Selama panen memburuh,dan pendapatan mereka dapat di pergunakan sebagai modal untuk membuka tanah-tanah hutan yang baru. Semasa periode 1905 - 1941, jumlah yang berhasil di pindahkan ada sebanyak 116.971 keluarga atau 206.020 jiwa. Pada massa penduduk jepang,jumlah yang di pindahkan sebanyak 1967 keluarga
(7399 jiwa). Bila di pehintungkan, keseluruhan jumlah penduduk yang pindahkan dalam massa penjajahan ada sebanyak 213.419 jiwa.
Sejak tahun 1945 - 1950 usaha transmigrasi terhenti.disebabkan faktor keamanan dan kesibukan bangsa indonesia untuk mempertahankan kan proklamasi.kemudian di lanjutkan kembali pada tahun 1950.
Berlainan dengan yang dilaksanakan oleh pemerintah belanda dulu maka pemerintah indonesia mengadakan transmigrasi adalah untuk kesejahteraan  penduduk tujuannya transmigrasi yang dilakukan berhubungan erat dengan pelaksanaan rencana - rencana di gariskan oleh pemerintah, yaitu antara lain untuk.

1. Pembangunaan tenaga kerja untuk pembangunan dan peningkatan produksi.
2.  Pembinaan kesatuan bangsa
3.  Pertahanan dan keamanan Nasional
4.  Penyebaran penduduk yang lebih seimbang dan merata
5.  Dan lain lain.

Maka dalam marah kemerdekaan ini hanya dalam tempo 14 tahun sejak (1950 - 1963 ), pemerintah kita telah berhasil memindahkan 76.548 kepada keluarga (300.318 jiwa ). Yang beraktivitas lebih telah banyak dari pada dilaksanakan oleh pemerintah jajahan seluruhnya.
Pemindahan penduduk ini akan terus dilakukan, mengingat padanya penduduk pulau jawa, telah mengalami kepadatan penduduk, sehingga dapat ibaratkan sebagai kapal yang sarat muatannya. Transmigrasi perlu di tingkatkan lagi, supaya tercapai pemerataan penduduk di seluruh kepulauan indonesia.
Meningkatkan jumlah penduduk yang berhasil dipindahkan (di transmigrasi ) selama kemerdekaan ini rata-rata 50.000 jiwa pertahun.belumlah cukup mempunyai arti untuk meringankan masalah penduduk di pulau jawa,yang bertambah banyak 1- 1,5 juta jiwa pertahunnya. Apalah artinya50.000 jiwa terhadap terhadap 1000.000 jiwa,bukan ? Hal berarti bahwa masalah penduduk di pulau jawa bertambah para setiap tahunnya, se umpama usaha-usaha lain tidak di galahkan.adapun penyebab seretnya usaha transmigrasi, adalah kerena kekurangan biaya,sebab usaha transmigrasi ini termasuk proyek yang mahal.
Perlu juga ketahui bahwa transmigrasi adalah menjadi bagian dari Departemen tenaga kerja dan transmigrasi.