Cari Blog Ini
Jumat, 07 Oktober 2016
Transmigrasi untuk pembangunan dan peningkatan produksi
Dalam daerah-daerah kerapatan penduduk besar seperti pulau jswa, bali berapa daerah lain, sumber penghidupan penduduk tidak mungkin diperbesar lagi,mengingat penduduk pada umumnya dari usaha-usaha pertania. Penduduk bertambah terus, daerah pertanian sehingga tetap luas tanah tidak seimbang lagi dengan jumbalah penduduk. Dan hasil produksi tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan rakyat. Oleh karena itu maka akan terjadi suatu kesulitan yang menjurus suatu bahaya kelaperan, ap lagi pada masa - masa paceklik.
Di indonesia masih sangat banyak daerah - daerah yang baik,untuk menjadi perluasan daerah pertanian yang baru, sumtara,kalimatan,sulawesi dan iran jaya, yang penduduk masih sangat sedikit. Daerah - daerah ini dapat dibangun menjadi daerah perladangan, persawahan dan perkebunan. Dengan demikian dapat mempertinggi produksi terutama dalam hasil - hasil pertanian.
Para transmigrasi dapat dikirim ke daerah - daerah pertanian baru yang itu. Dan dapat membangun bersama - sama dengan pemrintah, seterusnya akan mengusahakan menjadi daerah produktif.
Daerah pantai masih terbuka untuk usaha - usaha perikanan.daerah itu perlu di bangun untuk dapt membesar produk dalam rangka mempertinggi penghasilan rakyat penduduk mempunyai bakat - bakat untuk ini dapat transmigrasikan ke sana, sekaligus membangun daerah rawa - rawa menjadi produktif.
Demikian juga pertambangan yang belum digali atau di mamfaatkan,akan dibangun menjadi sumber kemakmuran rakyat. Semua ini akan di memerlukan tenaga kerja atau keryawan - karyawan. Yang dapat berat menampung para penggangur di kota kota dan desa-desa.
Pembangunan industri di daerah - daerah juga akan dapat menampung tenaga - tenaga yang menganggur.
Semua usaha - usaha pembangunan dalam pertanian, perkebunan,tambang,industri situ pengolahan dan penggalian kekayaan yang telah tersedia itu. Memerlukan bantak tenaga - tenaga yang dapat didatangkan dari daerah yang kerapatan penduduknya besar.
Di samping usaha-usaha produktif, para transmigran juga di harapkan tenaganya untuk sarana - sarana pembangunan. Seperti membuat jalan,jembatan dan lain - lain, sehingga hubungan satu daerah dengan daerah lain menjadi baik, dan dapat memperlancar kegiatan - kegiatan ekonomi.
Kamis, 06 Oktober 2016
TRANSMIGRASI
Yang di maksud dengan transmigrasi, ialah perpindahan penduduk dari kerapatan penduduk besar ke daerah kerapatan penduduk kecil. Baik penduduk dari daerah mau antara pulou, dalam
lingkungan satu negara.
Transmigrasi indinosia
Negara Republik Indonesia terdiri dari lebih 13.000 pulou-pulou mempunyai penduduk dari 147 juta jiwa. (Penduduk terbanyak no 5 di
dunia ). Dari jumlah penduduk yang banyak ini 63% dari padanya berada di pilih jawa. Sedangkan luas polou jawa sendiri hanyalah kira kira 7% dari luas seluruh indonesia (luas daratan indonesia +2000.000 km2).
Melihat akan hal ini maka dapatlah mengerti bahwa masih banyak lagi daerah-daerah lain di luar pulau
Jawa yang sangat sedikit penduduknya.dengan kata lain penyeberan penduduk indonesia tidak merata.(sebab-sebab kepedatan penduduk pulau jawa,lihat jilid 1)
Untuk mengatasi kepadatan penduduk ini di usahakanlah beberapa hal,antara lain,
a). Usaha teansmigrasi, untuk menyebarkan penduduk ke daerah-daerah lain yang lebih luas daerah lingkungan hidup serta memperbesar sumber-sumber penghasilan
b). Usaha industrialisasi, dalam rangka memperluas bidang kerja,untuk menampung tenaga kerja yang menganggur untuk membolehkan produksi dalam negeri.
c). Mengsukseskan keluarga bencana, supaya bertambah kenaikan penduduk tidak terlalu besar pula tiap tahun.
Pada zaman pemerintah belanda dulu, transmigrasi dikenal dengan istilah kolonisasi. Transmigrasi (kolonisasi) yang dilakukan oleh belanda ini pada umumnya bertujuan untuk penyediaan tenaga kerja murah.yang di butuhkan sebagai perkerja-perkerja (buruk) perkebunan-perkebunan atau pertambangan. Untuk mendapatkan untung yang besar-besarnya dengan tidak memikirkan kesejahteraan kaum,transmigran. Jadi hanya untuk kepentingan penjajah saja.
Usaha kolonisasi (transmigrasi) yang pertama dilaksanakan pemerintah belanda di indonesia dulu ialah pada tahun 1905 Dengan memindahkan 105 keluarga dari kedu jawa tengah, ke Gedong Tataan
Di lampunng, sumatera selatan. Antara tahun 1905 - 1911 usaha kolonisasi di lakukan dengan sistim cuma cuma. Maksud seluruh kebutuhan sampai panen pertama daerah kolonisasi tanggung oleh pemerintah belanda. Tahun 1912 - 1931 di ubah menjadi sistem pinjam. Maksudnya pemerintah belanda hanya mendahulukan biaya yang di keluarkan dan akan si kembalikan secara cicilan.sedangkan tahun 1932 - 1941 memakai sistim bawon, yaitu mereka di pindahkan menjelang masah panen di daerah kolonisasi yang di tuju. Selama panen memburuh,dan pendapatan mereka dapat di pergunakan sebagai modal untuk membuka tanah-tanah hutan yang baru. Semasa periode 1905 - 1941, jumlah yang berhasil di pindahkan ada sebanyak 116.971 keluarga atau 206.020 jiwa. Pada massa penduduk jepang,jumlah yang di pindahkan sebanyak 1967 keluarga
(7399 jiwa). Bila di pehintungkan, keseluruhan jumlah penduduk yang pindahkan dalam massa penjajahan ada sebanyak 213.419 jiwa.
Sejak tahun 1945 - 1950 usaha transmigrasi terhenti.disebabkan faktor keamanan dan kesibukan bangsa indonesia untuk mempertahankan kan proklamasi.kemudian di lanjutkan kembali pada tahun 1950.
Berlainan dengan yang dilaksanakan oleh pemerintah belanda dulu maka pemerintah indonesia mengadakan transmigrasi adalah untuk kesejahteraan penduduk tujuannya transmigrasi yang dilakukan berhubungan erat dengan pelaksanaan rencana - rencana di gariskan oleh pemerintah, yaitu antara lain untuk.
1. Pembangunaan tenaga kerja untuk pembangunan dan peningkatan produksi.
2. Pembinaan kesatuan bangsa
3. Pertahanan dan keamanan Nasional
4. Penyebaran penduduk yang lebih seimbang dan merata
5. Dan lain lain.
Maka dalam marah kemerdekaan ini hanya dalam tempo 14 tahun sejak (1950 - 1963 ), pemerintah kita telah berhasil memindahkan 76.548 kepada keluarga (300.318 jiwa ). Yang beraktivitas lebih telah banyak dari pada dilaksanakan oleh pemerintah jajahan seluruhnya.
Pemindahan penduduk ini akan terus dilakukan, mengingat padanya penduduk pulau jawa, telah mengalami kepadatan penduduk, sehingga dapat ibaratkan sebagai kapal yang sarat muatannya. Transmigrasi perlu di tingkatkan lagi, supaya tercapai pemerataan penduduk di seluruh kepulauan indonesia.
Meningkatkan jumlah penduduk yang berhasil dipindahkan (di transmigrasi ) selama kemerdekaan ini rata-rata 50.000 jiwa pertahun.belumlah cukup mempunyai arti untuk meringankan masalah penduduk di pulau jawa,yang bertambah banyak 1- 1,5 juta jiwa pertahunnya. Apalah artinya50.000 jiwa terhadap terhadap 1000.000 jiwa,bukan ? Hal berarti bahwa masalah penduduk di pulau jawa bertambah para setiap tahunnya, se umpama usaha-usaha lain tidak di galahkan.adapun penyebab seretnya usaha transmigrasi, adalah kerena kekurangan biaya,sebab usaha transmigrasi ini termasuk proyek yang mahal.
Perlu juga ketahui bahwa transmigrasi adalah menjadi bagian dari Departemen tenaga kerja dan transmigrasi.